Tentang Kami

Kisah Panre Besi Berdarah Bugis-Jawa dari Mawang

Di tanah Mawang, Kabupaten Gowa, hidup seorang panre besi—pandai besi—yang tidak biasa. Ia bukan sekadar pembuat Badik dan keris; ia adalah penjaga warisan leluhur, darah campuran Bugis dan Jawa yang menyatu dalam dirinya, membawa dua dunia dalam satu tubuh. Namanya dikenal pelan-pelan, berbisik di antara para tetua dan pelaku spiritual:Polo Ug Dg Tojeng

Polo Ugi Dg Tojeng adalah warisan dua garis kebesaran. Dari ayahnya yang Bugis, ia mewarisi keteguhan, keberanian, dan ilmu tentang besi hidup—logam yang bernafas dan memilih tuannya. Dari ibunya yang berdarah Jawa, mengalir ketenangan dan kebijaksanaan, serta pengetahuan tentang laduni, ilmu pemberian langsung dari langit, tanpa guru manusia.

Pamasse yang ia miliki dikenal dengan nama “Seppu Lila Posi Ulleng”, yang secara harfiah berarti: "Sentuhan yang lembut namun berisi racun dalam kegelapan." Pamasse adalah pertolongan langsung atau bida di katakan Ilmu laduni yang datang dari sang Pencipta tanpa belajar. Laduni ini memiliki daya penolak segala bentuk kekebalan dan racun, sebuah ilmu yang membalikkan kesombongan kekuatan menjadi kehancuran

Sejak saat itu, nama Polo Ugi Dg Tojeng dikenal sebagai Panre Besi dari Mawang, sang pemilik "Seppu Lila Posi Ulleng". Orang-orang datang bukan hanya untuk memesan senjata, tetapi juga untuk meminta nasehat, menimba ilmu, dan belajar rendah hati.

Kini, meski usianya masih sangat muda, Polo Ugi tetap menjaga Tanrasangnya (Tempat membuat Pusaka) di ujung kampung. Asap dari pembakaran bara masih terlihat setiap malam-malam tertentu, tanda bahwa besi dan pamasse masih terus ia tempa—bukan untuk perang, tapi untuk menjaga keseimbangan dan menjaga agar budaya yang di warisakan leluhurnya (bugis) tetap lestari.

 

Pesanan kawali Sappu lila

*Jajjakan/ seserahan

# kelas 3
Sappu lila (1 Malam) 
- Kain kuning emas sigappa
- Kelapa tua, rokok kretek dan korek kayu
- 2 gram emas murni (ANTAM)


# kelas 2
Sappu lila (3 Malam) 
- Kain hitam sigappa
- Kelapa tua, rokok kretek dan korek kayu, beras 3 liter, kapur siri, gula merah, benang (hitam, merah, putih) jarum
- 5 gram emas murni (ANTAM) 

# kelas 1
Sappu lila (7 Malam) 
- Kain putih sigappa
- Kelapa tua, rokok kretek dan korek kayu, beras 3 liter, kapur siri, gula merah, benang (hitam, merah, putih) jarum. 
- Songko recca, jas tutup, lippa sabbe, pabbekkeng (+-7jt) 
- 12 gram emas murni (ANTAM)

#Kawali tempaan khusus

Sappu lila (21Malam) 
- Kain kuning emas sigappa, putih sigappa, hitam sigappa
- Kelapa tua, rokok kretek dan korek kayu, beras 3 liter, kapur siri, gula merah, benang (hitam, merah, putih) jarum. 
- Songko recca, jas tutup, lippa sabbe, pabbekkeng(+- 7jt) 
- 30 gram emas murni (ANTAM) 

NB:
- Bahan bawa sendiri atau dari sini tidak berubah jajjakan
-Luar kota/pulau bisa di walikan ( tranfer sesuai nominal jajjakan)
-ukuran bilah 15cm - 23cm
-Ongkos kirim di tanggung penerima